Gunakan Perisa dan Pewarna yang Tepat Sesuai Takaran

Gunakan Perisa dan Pewarna yang Tepat Sesuai Takaran

Admin PTM ·

Perisa dan pewarna makanan merupakan dua komponen yang sering dianggap sepele dalam proses baking, padahal keduanya bekerja dalam skala kecil namun dapat memberikan dampak besar terhadap hasil akhir produk, baik dari segi rasa, aroma, maupun tampilan.

Pengalaman Seputar Penggunaan Pewarna

Seorang pembuat kue ulang tahun pernah berbagi pengalamannya ketika mencoba membuat buttercream berwarna merah pekat menggunakan pewarna makanan cair biasa. Karena warna yang dihasilkan kurang pekat, ia terus menambahkan cairan pewarna sedikit demi sedikit hingga akhirnya buttercream yang dibuat menjadi terlalu encer, dan rasanya pun ikut berubah menjadi agak pahit serta tidak sesuai harapan.

Setelah mempelajari lebih lanjut, diketahui bahwa untuk menghasilkan warna pekat seperti merah atau hitam, pewarna berbentuk gel atau pasta jauh lebih efektif digunakan. Hal ini disebabkan kandungan pigmen pada pewarna gel atau pasta jauh lebih terkonsentrasi, sehingga tidak perlu menambah banyak cairan ke dalam adonan untuk mendapatkan warna yang diinginkan.

Jenis-Jenis Pewarna dan Kegunaannya

Pewarna cair umumnya cocok digunakan untuk menghasilkan warna pastel atau warna yang ringan, namun kurang ideal apabila digunakan untuk warna pekat karena berisiko mengubah konsistensi adonan jika digunakan dalam jumlah berlebihan.

Pewarna gel atau pasta memiliki pigmen yang lebih pekat sehingga hanya membutuhkan jumlah sedikit untuk menghasilkan warna yang kuat. Jenis pewarna ini cocok digunakan pada fondant, buttercream, atau royal icing yang membutuhkan warna solid.

Pewarna bubuk biasanya digunakan pada produk yang sensitif terhadap kadar air, seperti macaron atau white chocolate, karena tidak menambahkan kelembapan tambahan ke dalam adonan.

Pengalaman Seputar Penggunaan Perisa

Pengalaman serupa juga sering terjadi pada penggunaan perisa. Seorang pembuat kue rumahan pernah menceritakan bagaimana ia menambahkan esens pandan jauh melebihi takaran yang dianjurkan dalam resep karena menginginkan aroma yang lebih kuat. Hasil yang didapatkan justru sebaliknya, aroma pandan yang dihasilkan terasa menyengat dan agak menusuk, bahkan muncul rasa pahit samar di bagian belakang, alih-alih menghasilkan aroma harum lembut seperti pandan asli.

Setelah takarannya dikurangi sesuai anjuran pada kemasan, yang umumnya hanya membutuhkan beberapa tetes per resep, aroma yang dihasilkan menjadi jauh lebih natural dan sesuai harapan.

Prinsip Penggunaan yang Disarankan

Perisa dalam bentuk esens umumnya memiliki tingkat kepekatan yang tinggi, sehingga prinsip menambahkan sedikit demi sedikit sambil mencicipi jauh lebih aman dibandingkan menuangkan langsung berdasarkan perkiraan. Perisa alami, seperti ekstrak vanila asli, juga memiliki karakter aroma yang lebih lembut dan kompleks dibandingkan vanili sintetis, meskipun harganya cenderung lebih mahal. Pemilihan antara keduanya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk produk harian atau produk dengan kategori premium.

Kesimpulan

Baik perisa maupun pewarna sama-sama bekerja dalam skala kecil namun berdampak besar terhadap hasil akhir produk. Prinsip menambahkan secara bertahap sambil terus mengevaluasi hasil jauh lebih aman dibandingkan menuangkan langsung sesuai perkiraan, mengingat mengoreksi rasa atau warna yang sudah terlalu kuat jauh lebih sulit dibandingkan menambahkannya secara bertahap sejak awal.

Artikel Lainnya

Kategori Produk

Produk Unggulan

Jadwal Baking Class

Info & Tips - Seputar Dunia Baking
Informasi Dasar
Bahan-bahan
Langkah

Dagangan Member

Gunakan toolbar untuk format teks: bold, italic, list, link, dll.

Produk ditampilkan setelah disetujui admin

Member Area
PTM Baking Store
Masuk untuk akses penuh komunitas
Belum punya akun?
Lupa password?Hubungi Admin PTM Baking Store
Memuat...
Member PTM Baking Store
0
Pesanan
0
Likes
0
Resep
Baking Class PTM
Belajar langsung dari praktisi berpengalaman
Tanya Admin Baking Class